Kenapa Kita Ngemil?

Dulu sekali saya pernah menulis artikel tentang kenapa kita kecanduan makanan manis dan apa penyebabnya. Kali ini saya ingin mengulasnya dari sudut pandang yang berbeda. Kita selalu saja menyalahkan ‘ngemil’ atas kegemukan badan kita. Tetapi pernah tidak kita memperhatikan lebih jauh dari sekedar ngemil untuk mengisi lapar tetapi belum jam makan? Atau ngemil berarti tidak disiplin dalam berdiet?

Sekarang saya ajak Anda untuk mulai melihat dari sudut pandang yang berbeda, untuk lebih mengenali diri Anda sendiri. Ide ini muncul ketika saya hendak membuat food journal. Food Journal adalah catatan yang Anda lakukan setiap kali ada sesuatu yang masuk ke mulut Anda. Food Journal yang biasa akan mencatat apa saja yang masuk ke mulut Anda setiap hari, dan jam berapa saja beserta jumlahnya.

Tetapi ide saya ini adalah dengan menambahkan kolom ’emosi’. Saya menemukan ide ini ketika mempelajari tentang psikologi mood manusia.

Mulai sekarang, cobalah, meskipun tidak membuat food journal. Mulailah dengan mengingat ingat, ketika Anda ngemil, periksalah perasaan Anda. Apakah Anda sedang stress, bad mood, bete, jenuh, bosan, capek, marah, atau bahkan karena kemarin malem kurang tidur dan hari ini Anda jadi lebih banyak ngemil? Cobalah memberikan comment ke posting saya ini dengan hasil-hasil temuan Anda.

Menurut teorinya, ketika kita stress, kurang tidur atau semacamnya, kita akan berusaha mencari sesuatu yang ‘manis’. Pernah ga kita lagi stress, tapi nyari cemilannya ayam bakar? Pasti enggak banget kan? Nah seperti saya pernah bilang salah satu alasan kecanduan manis pada artikel saya yang lalu, kali ini saya akan membahasnya dari sudut pandang yang lain. Ketika kita mengkonsumsi sesuatu yang manis, itu akan memicu hormon di otak kita yang membuat kita lebih tenang, lebih relax, bahkan mengkonsumsi coklat bisa meningkatkan mood kita.

Nah, setelah nanti Anda masing-masing mencoba mempraktekkan hal ini, pertanyaan saya, apakah kalau Anda stress, bad mood, dan bosan, kemudian berusaha menenangkan otak dengan cara mengkonsumsi sesuatu yang justru jelek buat tubuh? Mengkonsumsi sesuatu yang manis setiap stress itu akan menenangkan otak tetapi membahayakan tubuh kita. Apakah demi mood yang baik, kita mau mengorbankan tubuh kita? Ingatlah bahwa setiap kita makan sesuatu yang manis, maka insulin di tubuh kita akan meningkat drastis, dan setelah beberapa saat akan drop lagi secara cepat. Proses itu kalau diulang secara terus menerus, akan menyebabkan apa yang disebut diabetes.

Dengan kehidupan yang seperti sekarang, tidak jarang kita temuin anak muda yang sudah terkena diabetes, padahal dulu, diabetes dikenal sebagai penyakit orang tua. Setelah Anda semua tahu hal ini, ada 2 pesan saya, perhatikan anak Anda, apakah suka ngemil yang manis-manis? Sebagai orang tua, Anda bertanggung jawab atas kesehatan anak Anda. Yang kedua adalah, setelah tahu latar belakang emosi atau mood yang menyebabkan Anda ngemil, cara satu-satunya adalah dengan cara mengatur stress Anda. Memanage hidup Anda lebih baik, dan menyelesaikan stress itu, karena ngemil hanyalah pelarian sementara dari stress Anda. Stress Anda tidak akan hilang dengan ngemil.

Semoga memberikan wawasan yang baru:)

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes