Makan Tanah Liat: Tren Atau Pembersih Alami Tubuh?

Baru-baru ini dunia kesehatan digemparkan oleh statemen dari Shailene Woodley, aktris asal Amerika yang bermain di film “Divergent”. Dia mengumumkan bahwa dalam melakukan detoksifikasi dan untuk membersihkan tubuhnya ia rela memakan tanah liat atau yang sering disebut clay. Dia mengakui bahwa selama hamper 22 tahun, ia melakukannya karena diperkenalkan oleh seorang supir taksi asal Afrika yang mengatakan bahwa hal tersebut merupakan budaya asli dari Afrika.

Headline Ampo

Woodley, seorang yang fanatik terhadap cara-cara mendapatkan kesehatan secara alami dan seorang yang juga senang mempraktekkan metode oil pulling, di mana metode ini dipercaya dapat menghilangkan racun atau kontaminan. Tanah liat dianggap berkaitan dengan komposisi lain dalam tubuh. Tanah liat juga dipercaya dapat mengeluarkan bahan-bahan yang tidak terlalu baik dalam tubuh, seperti racun dan logam berat. Tren ini kemudian beredar dengan cepatnya. Namun di sisi lain, para pakar kesehatan memperingatkan tentang campuran tanah liat yang palsu bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan apakah tanah liat ini bagus atau tidak bagi tubuh Anda. Lisa Cimperman, seorang ahli gizi klinis di University Hospitals Case Medical Center, Cleveland mengatakan bahwa tren ini juga bias membahayakan kesehatan Anda. Berikut mitos beserta fakta yang harus Anda ketahui tentang tren memakan tanah liat ini:

Tanah Liat Sudah Aman Untuk Di Makan

Tanah liat bukanlah sesuatu yang diproses seperti layaknya makanan, oleh karena itu sangat mungkin tanah liat itu sendiri mengandung kontaminan yang berbahaya. Saat ini memang ada beberapa perusahaan yang menjual tanah liat yang sebenarnya bertujuan untuk digunakan sebagai perawatan luar. Cobalah untuk menanyakan hal ini pada dokter jika Anda merasa kurang yakin. Doefler Betania, seorang ahli penelitian di bidang gizi mengatakan bahwa ada beberapa efek samping jika Anda memakan tanah liat seperti diare, sakit perut, dan bahkan gangguan usus. Menurutnya pula, tanah liat juga bias saja mengandung racun-racun lingkuan seperti logam berat dan kontaminan lainnya.

Tanah Liat Mampu Membersihkan Logam Berat Dalam Tubuh

Faktanya adalah jika Anda berani menelan tanah liat maka Anda membuka risiko untuk keracunan timah. Saat orang beranggapan bahwa tanah liat bias memberishkan logam dalam tubuh, kenyataannya akan terbalik. Semakin banyak Anda menelan tanah liat, maka akan semakin banyak logam berat yang akan masuk ke dalam tubuh seperti kadmium. Paparan kadmium telah terbukti dapat menyebabkan disfungsi ginjal, masalah pernapasan, masalah tulang, dan dianggap sebagai bahan beracun yang sangat potensial. Dan penelitian terbaru yang dirilis oleh dailyburn.com menunjukkan bahwa keracunan timbal atau logam berat dapat mempengaruhi hampirsetiap bagian dari tubuh, menyebabkan tekanan darah tinggi, memori menurun, gangguan mood, dan bahkan kematian.

Tubuh Tidak Akan Menyerap Tanah Liat Yang Anda Makan

Memakan tanah liat akan menggangu penyerapan vitamin dan mineral dalam tubuh. Tanah liat akan mengikat vitamin dan mineral sehingga menghalangi tubuh untuk menyerap nutrisi seperti vitamin dan mineral. Saat Anda berusaha untuk sehat Anda tidak sadar bahwa Anda telah merusak tubuh Anda.

Para ahli kesehatan mengatakan bahwa mengonsumsi tanah liat dapat menyebabkan kekurangan gizi yang membahayakan kesehatan. Orang yang memakan tanah liat akan sering terserang anemia atau pusing. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak mampu menyerap vitamin D yang dibutuhkan untuk tulang Anda.

Tanah Liat Dapat Menurunkan Berat Badan

Berat badan yang turun karena memakan tanah liat bukanlah hal yang permanen. Memang ada diet yang menyarankan untuk memakan tanah liat agar berat badan menjadi turun. Akan tetapi, lebih baiknya untuk tetap menurunkan berat badan tanpa menyakiti perut Anda. Lebih baik untuk menggunakan diet yang seimbang, karena memang kebanyakan para ahli tidak menyetujui diet dengan memakan tanah liat ini.
Dengan mengetahui informasi yang beredar dan faktanya, apakah Anda masih bernyali untuk mencoba memakan tanah liat?

Semoga bermanfaat. (mee)

BACA JUGA: Waspada, Diet Tinggi Lemak Berisiko Kanker Payudara!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes