kenapa sering merasa lapar

Kenapa Sering Merasa Lapar Padahal Sudah Makan?

Kenapa sering merasa lapar meskipun baru saja menikmati makan besar?

Apakah beberapa dari Anda sering mengalami hal ini?

Tentu, bila Anda sedang memasuki program penurunan berat badan, pasti akan sangat menjaga menu diet yang Anda terapkan.

Tapi terkadang Anda mungkin akan sulit sekali menolak menyantap makanan yang benar-benar menggoda. Walaupun sebenarnya Anda baru saja menikmati makanan.

Seolah membenarkan, hal itu Anda lakukan karena merasa masih sangat lapar.

Pastinya hal itu akan dapat mengganggu program diet Anda.

Bukan penurunan berat badan, melainkan kenaikan berat badan yang semakin banyak.

Kenapa sering merasa lapar? Mungkin beberapa alasan di bawah ini yang menjadi penyebabnya.

10 Alasan Kenapa Sering Merasa Lapar

1. Minum Soda Terlalu Banyak

Soda sudah lama dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan. Namun, ternyata soda juga terkait dengan tingkat kekenyangan yang rendah seperti yang dikatakan pada penelitian yang dilakukan oleh Yale University.

Hal itu dikarenakan dalam soda, es teh, dan beberapa minuman manis lainnya mengandung tinggi high fructose corn syrup atau sirup jagung fruktosa tinggi.

2. Banyak Makanan Mengandung BPA

Banyak kemasan makanan yang mengandung bahan kimia bisphenol-A (BPA). Menurut FDA (Food and Drug Administration), terlalu tinggi kadar BPA dapat mempengaruhi lingkar pinggang.

Sementara studi tahun 2014 lalu mengatakan, BPA bisa mengubah tingkat hormon leptin dan ghrelin, yang mengendalikan rasa lapar dan kenyang. Dan ini bisa menjadi salah satu penyebab kenapa sering merasa lapar.

3. Melewatkan Sarapan

Sarapan adalah hal yang penting sebelum memulai aktivitas harian. Peneliti dari University of Cambridge menyebutkan, orang yang sarapan hanya 300 kalori, lebih cenderung memiliki berat badan lebih banyak daripada orang yang sarapan 500 kalori.

Alasannya adalah sarapan yang cukup (tidak kurang) membuat kadar gula darah dan insulin naiknya lebih kecil. Hal ini berarti mampu menghindarkan Anda dari hasrat untuk makan secara tiba-tiba.

4. Kurang Salad

Sayuran berdaun hijau memiliki vitamin K yang tinggi, yakni nutrisi pengatur insulin yang membantu mengurangi rasa lapar. Dikutip dari laman MensHealth.com, pria setidaknya harus konsumsi 120 mikrogram vitamin K dalam sehari atau satu cangkir kale.

5. Kurang Minum Teh

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition, orang yang konsumsi satu cangkir teh hitam setelah makan tinggi karbohidrat, dapat mengurangi kadar gula darah sebesar 10% selama beberapa jam setelah makan.

Sementara studi tahun 2017 dari University of California, Los Angeles (UCLA), konsumsi teh hitam dapat menyebabkan perubahan dalam mikrobioma usus yang dapat membantu turunkan berat badan.

6. Tidak Cukup Minum

Dehidrasi sering meniru rasa lapar. Hal ini dikarenakan salah satu bagian dalam otak yang mengatur rasa lapar dan haus, hipotalamus, bisa mengirim pesan campuran ketika Anda sangat haus.

Bila Anda masih merasa lapar meskipun baru saja makan besar, minum segelas air untuk membantu Anda temukan jawaban setelahnya, apakah memang benar-benar lapar atau hanya sekadar haus.

7. Bosan

Kebosanan adalah faktor utama dalam penambahan berat badan. Bahkan, studi tahun 2015 ditemukan adanya keterkaitan antara kebosanan dan makan berlebihan.

Untuk menguji pada Anda, bayangkan steak yang besar. Bila Anda lapar, maka steak tersebut akan terlihat menggoda. Tapi jika tidak, mungkin Anda hanya membutuhkan selingan, bukan makanan lain.

8. Sering Konsumsi Alkohol

Sudah bukan rahasia lagi kalau alkohol dapat mempengaruhi berat badan. Tapi selain dengan kalori kosong, alkohol dapat menipu otak Anda untuk berpikir bahwa Anda merasa lapar, padahal tidak.

9. Sering Mengalami Stres

Mengalami tekanan yang luar biasa saat di kantor? Ternyata stres seperti ini bisa berdampak pada keinginan untuk makan yang lebih besar. Pada saat itu, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol, yang dapat membuat Anda sangat berhasrat makan makanan manis.

10. Terlalu Sering Melihat Makanan Enak

Sering buka aplikasi food online yang menampilkan foto-foto kuliner yang menggugah selera? Atau sering melihat foto makanan di social media seperti Instagram? Bisa jadi itu penyebab kenapa sering merasa lapar. Studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Brain and Cognition menyebut foto makanan di social media dapat membuat tubuh Anda lapar secara visual.

Istilah sederhananya, hal ini akan dapat memicu keinginan Anda untuk makan-makanan tersebut, meskipun Anda baru saja makan besar. Itulah alasan kenapa jangan terlalu sering menatap foto makanan yang menggiurkan di timeline sosmed Anda.

Itulah beberapa alasan kenapa sering merasa lapar. Adakah diantaranya yang sering Anda alami?

loading…


Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes