menurunkan berat badan

Nutrisi Pada Pola Makan Ini Hanyalah Mitos!

Selain berolahraga, Anda pasti memperhatikan nutrisi atau suplementasi yang masuk ke dalam tubuh Anda. Untuk menjaga berat badan agar tetap ideal, Anda sering sekali mencari beraneka macam pola makan (diet) yang sehat.

Tentu yang Anda harapkan adalah berat badan Anda tetap ideal, dan tubuh tersuplai asupan nutrisi yang cukup.

Tetapi, tahukah Anda bahwa ada beberapa pola makan yang justru menjadi tidak efektif?

Banyak nutrisi pada beberapa pola makan tertentu yang sering kali disamarkan menjadi tips pola makan yang sehat.

Ini dia beberapa mitos tentang nutrisi yang sering menjadi penyebab mengapa diet Anda kurang optimal.

Mitos 1: Anda Harus Makan Lebih Banyak Protein Dalam Setiap Makan

diet

Memang benar bahwa protein membantu tubuh kita memperbaiki dan membangun jaringan otot. Hal tersebut sering membuat kita berlebih-lebihan dalam mengonsumsi protein. Menurut seorang ahli gizi olahraga di Philadelphia mengatakan bahwa perempuan aktif membutuhkan sekitar 0,6 – 0,8 gram protein per 454 gram berat badan setiap harinya. Orang-orang berusia muda biasanya mengonsumsi protein sekitar 91 gram per hari.

Menurut ahli diet dan juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan bahwa seorang yang hanya mengonsumsi protein tidak akan terjadi perubahan apapun terhadap bentuk tubuhnya.

>> Inilah 5 Fakta Pentingnya Protein Bagi Anda yang Kesulitan Menambah Massa Otot

Dan dengan alih-alih ingin menambahlan lebih banyak protein dalam diet, Anda biasanya akan mengubah cara dan waktu Anda makan. Sebagian besar orang yang melakukan hal tersebut akan cenderung mendapatkan protein tersebut sepanjang hari.

Sebuah penelitian yang dirilis oleh Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang makan sekitar 30 gram protein setiap kali makan akan mendapatkan 25 persen lebih tinggi protein untuk pertumbuhan otot daripada orang yang mendapatkan 90 gram protein setiap makannya.

Cara terbaik dan tepat dalam mengonsumsi protein adalah dengan membagi-baginya ke dalam jadwal makan Anda. Hal tersebut disebabkan karena tubuh manusia hanya dapat menyerap dibawah 40 persen protein dalam setiap kali makan, dan sisanya akan dibuang oleh tubuh.

Mitos 2: Hanya Makan Buah dan Sayuran Akan Membantu Menurunkan Berat Badan

buka dengan buah

Dalam sebuah penelitian yang dirilis oleh American Journal of Clinical Nutrition orang yang berdiet hanya dengan memakan buah dan sayuran tidak akan dapat menurunkan berat badan. Terlebih lagi, para peneliti dari Inggris menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran 6 kali lebih banyak selama satu hingga dua bulan tidak lebih banyak menurunkan berat badan dibandingkan dengan orang yang mengonsumsinya sehari sekali.

Kathryn Kaiser, Ph.D, seorang instruktur dari biostatistik di Birmingham School of Public Health mengungkapkan alasan dibalik asupan sayur dan buah tersebut. Dia mengatakan bahwa mengganti makanan berkalori tinggi secara efektif adalah dengan makan makanan yang rendah kalori.

Jadi, saat Anda ingin menurunkan berat badan, janganlah hanya terpatok dengan buah dan sayuran karena tubuh Anda juga perlu lemak dan mineral lainnya.

Maka dari itu, Anda mungkin bisa menyiasati menu makan dengan setengah piring sayuran, seperempatnya lagi dengan biji-bijian seperti beras merah, dan sisanya diisi dengan protein seperti ikan dan ayam.

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Kita Harus Makan Sayuran Hijau Setiap Hari

Mitos 3: Pemanis Buatan Lebih Baik daripada Gula

manfaat susu

Para pecinta madu dan sirup marple mempercayai bahwa pemanis ini tidak akan menyebabkan kadar gula darah meningkat tajam sebanyak yang dilakukan gula putih. Anggapan tersebut ada karena mereka berasumsi bahwa madu dan sirup mengalami sedikit pengolahan, bisa menghasilkan tingkat energy yang stabil, dan lebih sedikit menambah berat badan. Akan tetapi faktanya tidak seperti yang kita temui.

Glycemic Index (GI) suatu index yang mengukur reaksi glukosa darah kita terhadap makanan menemukan bahwa pemanis buatan tidak bisa begitu saja diandalkan sebagai barometer pemicu nafsu makan atau penambah berat badan.

Pemanis alami memang mengandung beberapa nutrisi seperti kalium dan seng yang tidak ditemukan pada gula murni. Tapi bukan berarti pemanis tersebut termasuk ke dalam kategori makanan sehat. Pilihlah pemanis yang paling Anda sukai dan pakailah dengan takaran yang secukupnya.

Intinya adalah untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, maka sebaiknya melakukan latihan rutin, pola makan yang sehat, dan juga istirahat yang cukup. Semua itu dilakukan dengan seimbang. Tentunya, menambahkan suplemen dalam program Anda akan dapat membuat hasil yang lebih optimal.

Note: Dengan download ebook ini, Anda akan dapat informasi jitu mengenai program pembentukan tubuh agar ideal. Jangan terlalu berharap mendapatkan tubuh ideal sebelum Anda mendownload ebook ini >> Rahasia Mendapatkan Tubuh Ideal Hanya Dalam 30 Hari

BadanIdeal

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes