suplemen omega-3

Selain untuk Jantung, Suplemen Omega-3 Juga Baik untuk Mencegah Kelahiran Prematur

Sudah bukan rahasia lagi jika suplemen omega-3 baik untuk kesehatan jantung. Namun bukan hanya itu, suplemen ini ternyata juga baik untuk mencegah kelahiran bayi prematur.

Rata-rata, bayi akan lahir normal bila waktu kehamilan sudah mencapai 38-42 minggu.

Namun bila kurang dari 37 minggu, maka kelahiran bayi tersebut dapat dikatakan sebagai kelahiran prematur.

Hal ini seperti yang dipublikasikan di Cochrane Review pada bulan November 2018.

Di Australia, satu dari 12 bayi lahir secara prematur atau kurang dari 37 minggu.

Semakin rendah usia kehamilan pada saat bayi lahir, maka semakin tinggi risiko masalah kesehatan, dan semakin kecil angka keselamatan untuk sang bayi.

Hasil Review dari Peneliti

Sementara itu, hasil penelitian dari South Australian Health and Medical Research Institute yang dipublikasikan di Cochrane Review, bahwa peningkatan asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi risiko lahir prematur.

Para peneliti melakukannya pada 20.000 wanita dan menjalani 70 uji coba. Hasilnya antara lain:

  • Menurunkan risiko bayi prematur (lahir sebelum 37 minggu) sebesar 11% dari 134 per 1000 hingga 119 per 1000 kelahiran
  • Menurunkan risiko memiliki bayi lahir prematur lebih awal (sebelum 34 minggu) mencapai 42%, dari 46 per 1000 hingga 27 per 1000 angka kelahiran.

Penelitian ini sendiri dilakukan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Belanda, dan Denmark.

Sebagian besar perempuan yang dijadikan subjek penelitian adalah wanita yang telah memiliki satu anak.

Sementara suplemen yang diberikan adalah suplemen omega-3 yang mengandung docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA).

Akan tetapi, penyebab kelahiran bayi prematur memang ada beberapa hal.

Namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa ketika seseorang wanita hamil yang akan melahirkan, hormon yang disebut prostaglandins akan lebih kuat.

Terkadang, tubuh wanita memproduksi prostaglandins dalam jumlah besar dari asam lemak omega-6, bisa juga menyebabkan bayi lahir prematur.

Jadi bagaimana peran suplemen omega-3?

Di tahun 1980-an, wanita di Denmark memiliki kehamilan yang lebih pendek dan prematur daripada wanita di Kepulauan Faroe yang notabene makan ikan lebih banyak.

Dari situ, para peneliti melihat bahwa mungkin ada pengaruh asam lemak omega-3 yang ada di ikan yang dapat mengurangi risiko kelahiran prematur.

Hasil review para peneliti menyebutkan bahwa suplementasi asam lemak omega-3 selama kehamilan, merupakan salah satu dari beberapa cara yang aman dan efektif untuk mencegah kelahiran prematur.

Dari Ikan atau Suplemen Omega-3?

suplemen omega-3

Fokus peneliti dalam Cochrone Review ini adalah antara kelahiran prematur dengan penggunaan suplemen omega-3, bukan pada perubahan pola makan.

Karena itu, cukup sulit untuk mengetahui dari makanan apa saja yang mengandung omega-3.

Namun yang terpenting adalah, peneliti merekomendasikan untuk mendapatkan jumlah DHA yang cukup, maka sebaiknya konsumsi ikan salmon 150 gram setiap minggu.

Tapi bila sulit untuk mendapatkan maupun mengonsumsi dalam jumlah tersebut, maka bisa ditambahkan melalui suplemen omega-3.

Para peneliti mengatakan, untuk ibu hamil di atas usia kehamilan 12 minggu, sebaiknya konsumsi suplemen omega-3 yang mengandung 500mg DHA setiap hari.

Meski demikian, apapun sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik. Begitu pula dalam penggunaan suplemen omega-3 sebaiknya tidak terlalu berlebihan. Semoga bermanfaat.

loading…


Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes