Yuk, Sehatkan Tubuh dengan Secangkir Teh Sehari!

Teh, dalam berbagai bentuk yang asli, ternyata menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan Anda. Seluruh varietas teh yang asli (termasuk: teh putih, hijau, oolong dan hitam) berasal dari satu tanaman: Camellia sinensis.

Perbedaan pada varietas teh tersebut adalah bagaimana mereka diproses, dengan teh putih dan hijau yang paling singkat diproses, sementara teh oolong diproses sedang dan hitam yang paling lama diproses.

Proses ini bisa merubah kandungan gizi dan beberapa efek kesehatan. Meski begitu, semua daun teh kaya akan flavonoid, bahan kimia sehat yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan tanaman kebanyakan.

“Sekitar sepertiga dari berat daun teh mengandung flavonoid dan hampir tidak ada kalori,” ujar Jeffrey Blumberg, profesor ilmu gizi dan kebijakan di Tufts University dan ketua simposium teh, seperti dikutip Stuff.co.nz.

“Satu porsi teh itu setara dengan seperti Anda menambahkan porsi buah-buahan atau sayuran untuk diet Anda,” tambahnya.

Teh membantu mempersehat jantung Anda dengan menjaga pembuluh darah lancar dan fleksibel. Menurut penelitian epidemiologis dan klinis, teh juga membantu menurunkan risiko tekanan tekanan darah dan stroke (bahkan bila dikonsumsi dengan tambahan gula).

Dalam sebuah penelitian acak di mana laki-laki hipertensi minum satu cangkir teh hitam setiap hari, sistolik dan tekanan darah diastolik juga tercatat berkurang.

Efek penurunan tekanan darah juga bisa dipertahankan bahkan setelah asupan besar lemak, makanan manis, yang biasanya menyempitkan pembuluh darah.

“Perlindungan kardiovaskular dapat dicapai bahkan tanpa pengorbanan banyak dan dengan asupan normal,” ujar Claudio Ferri, penulis penelitian dan profesor dari University of L’Aquila School of Internal Medicine, Italia.

Pembuluh darah yang lebih sehat bisa membuat aliran darah lebih baik, yang berarti semua organ Anda, termasuk otak, bisa menerima lebih banyak darah, oksigen dan nutrisi, serta meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk melawan penyakit.

Jadi, lapisan pembuluh darah yang lebih sehat mungkin menjadi salah satu alasan mengapa konsumsi teh terkait dengan begitu banyak manfaat.

Selain itu, teh juga bisa meningkatkan kesehatan tulang. Setelah minum 4-6 cangkir teh hijau setiap hari selama enam bulan, wanita pasca-menopause dengan massa tulang yang rendah (osteopenia), bisa mencapai perbaikan dalam jangka waktu pendek yang sesuai dengan ukuran kesehatan tulang. Penelitian tersebut dilakukan di Texas Tech University Health Sciences Centre dan didanai oleh National Institutes of Health.

Teh juga meningkatkan kekuatan otot. Teh mengurangi stres oksidatif dan peradangan, mencegah kerusakan otot dan tulang.

Teh juga dapat membantu pikiran Anda. Ketika otak Anda menerima aliran darah dan oksigen yang lebih baik, serta peradangan dan stres oksidatif yang berkurang, fungsi kognitif tercatat ikut membaik.

Bahkan, sebanyak 25 persen pengurangan gangguan dari aktivitas harian ditemukan ketika orang dewasa minum 3-4 cangkir teh setiap hari.

Teh juga bisa mengurangi risiko kanker. Banyak penelitian hewan dan uji tabung telah menemukan efek anti-kanker pada teh, namun penelitian pada manusia ditemukan kurang konsisten.

“Dalam penelitian laboratorium, senyawa dalam teh menunjukkan banyaknya zat pelawan kanker yang menjanjikan. Banyak zat yang bertindak sebagai antioksidan, memperlabat pertumbuhan tumor dan bahkan meningkatkan kematian sel kanker,” kata Alice Bender dari American Institute for Cancer Research.

Teh juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Tidak hanya memiliki kalori yang lebih sedikit dibandingkan kebanyakan jenis minuman lainnya, teh hijau ditemukan memiliki senyawa yang ampuh membakar lemak tubuh.

Kafein juga diketahu sedikit meningkatkan pembakaran lemak, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa “kombinasi kafein dan teh hijau catechin [antioksidan] bahkan lebih efektif untuk meningkatkan pengeluaran energi dan oksidasi lemak, meski efeknya kecil, dan mampu membakar 100 kalori selama 24 jam, atau hilangnya 1.27kgs lebih selama 12 minggu,” kata Rick Hursel dari Maastricht University.

Selain itu, teh juga dapat membantu Anda mengurangi stres. Asam amino yang disebut L-theanine, dalam kombinasi dengan kafein, bisa mengurangi stres. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kombinasi ini, yang terjadi secara alami dalam teh, mengurangi kortisol, hormon stres, dan meningkatkan kewaspadaan mental.

“Konsumsi teh bisa secara positif mempengaruhi suasana hati dan dapat meningkatkan pemecahan masalah secara kreatif, dibandingkan dengan air,” kata Suzanne Einother, peneliti asal Belanda dari Unilever (produsen teh Lipton).

BACA JUGA : Hati-hati! Kosmetik Bisa Memicu Menopause Dini

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes