risiko gagal jantung

Makanan Yang Digoreng Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

Beberapa makanan yang digoreng memang lezat dan nikmat. Namun, studi terbaru mengatakan bahwa mengonsumsi makanan yang digoreng secara berlebih dapat meningkatkan risiko gagal jantung.

risiko gagal jantung

Gagal jantung berarti jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh sebagaimana mestinya. Gejalanya antara lain kelelahan dan sesak napas. Menurut data dari American Heart Association (AHA), gejala tersebut sering dialami bagi mereka yang berusia lebih dari 65 tahun.

Dikutip dari Web MD, Rabu (04/03), studi kali ini melibatkan lebih dari 15.300 pria dengan usia rata-rata 66 tahun yang ambil bagian dalam Physicians Health Study. Peneliti mengklasifikasikan intensitas makan makanan yang digoreng pada tiap minggu seperti kentang goreng, ayam goreng, donat, atau makanan lain yang digoreng. Yaitu, 1-3 kali, 4-6 kali, dan tujuh kali atau lebih dalam satu minggu.

Setelah memenuhi frekuensi makan makanan yang digoreng selama tiga tahun, muncul 632 gagal jantung. Hasil analisis menunjukkan bahwa orang yang makan makanan goreng 1-3 kali seminggu memiliki peningkatan risiko gagal jantung sebesar 18 persen. Sementara yang makan 4-6 kali dalam sepekan risiko gagal jantung menjadi 25 persen. Dan yang tujuh kali atau lebih mengalami peningkatan risiko gagal jantung hingga 68 persen.

“Studi ini menunjukkan bahwa alangkah bijaksananya untuk mengurangi frekuensi dan kuantitas mengonsumsi makanan gorengan untuk mencegah gagal jantung dan penyakit kronis lainnya,” kata pemimpin penelitian dan profesor kedokteran di Harvard Medical School, Dr Luc Djouss.

Untuk itu, mengurangi konsumsi makanan yang digoreng agar tubuh menjadi lebih sehat. Selain itu, gaya hidup sehat dan rutin berolahraga akan membantu Anda terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. (ctr)

BACA JUGA: Remaja Obesitas Hampir Pasti Mengalami Hipertensi

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes