Penelitian: Kelebihan Berat Badan Picu Kanker Pankreas

Satu lagi gangguan kesehatan ditemukan akibat obesitas di Amerika Serikat. Jika pada penelitian terdahulu para ahli menemukan kaitan antara obesitas dengan munculnya penyakit jantung dan diabetes, kini peneliti kembali menemukan bahwa obesitas berkontribusi dalam mengembangkan kanker pankreas.

Penelitian-Kelebihan-Berat-Badan-Picu-Kanker-Pankreas

Peneliti menganggap bahwa tumpukan lemak akan mengembangkan jumlah lesi abnormal pada tingkat tinggi yang menjadi prekursor untuk kanker pankreas. Hasil ini didapatkan setelah tim peneliti dari UCLA’s Jonsson Comprehensive Cancer Center (JCCC) melakukan uji coba pada tikus yang dianggap memiliki metabolisme paling mirip dengan manusia.

Peneliti membagi tikus-tikus tersebut ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberi makanan berkalori dan berlemak tinggi, sedangkan kelompok tikus yang lain diberi makanan biasa. Kemudian tikus-tikus tersebut diamati kondisi pankreasnya.

Hasilnya, tikus yang diberi makanan berlemak tinggi mengalami gangguan pada jaringan pankreas mereka. Beberapa gangguan metabolisme pun mulai terjadi, seperti peradangan dan peningkatan kadar insulin yang membahayakan kesehatan pankreas.

Peradangan pada pankreas tersebut ditengarai dapat menjadi pemicu munculnya gejala kanker pankreas.

Seperti dikutip medicalnewstoday, Dr. Guido Eibl selaku penulis penelitian mengatakan, “Perkembangan lesi pada tikus sangat mirip dengan apa yang terjadi pada manusia. Lesi ini membutuhkan waktu lama untuk berkembang menjadi kanker, sehingga ada cukup waktu untuk strategi pencegahan kanker, seperti menjalankan diet rendah kalori dan rendah lemak.” (dan)

BACA JUGA : Terlalu Banyak Gula Tingkatkan Risiko Sakit Jantung & Stroke

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes