berat badan naik

Sleep Apnea Bisa Picu Berat Badan Naik dan Diabetes

Gangguan tidur atau sleep apnea dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Selain bisa meningkatkan berat badan, gangguan tidur ini juga bisa memicu berkembangnya diabetes.

berat badan naik

Sleep apnea adalah gangguan pernapasan ketika tidur, yaitu napas tersengal-sengal atau sempat berhenti beberapa detik. Biasanya hal ini bisa dilihat dari mendengkur, meski tidak semua dengkuran dapat disebut mengalami sleep apnea.

Seseorang dengan apnea dan risiko diabetes sangat mungkin berkembang pada kondisi ini, karena gangguan tidur dapat menyebabkan perubahan metabolik akibat meningkatkan resistensi insulin. Hal ini seperti yang disampaikan ahli neurologi dari The National Autonomous University of Mexico (UNAM), Rossana Huerta Albarran.

Huerta juga mengungkapkan bahwa kurang tidur bisa menyebabkan naiknya berat badan karena otak mengirim pesan meningkatnya nafsu makan dan membutuhkan konsumsi karbohidrat. Ini akan dapat meningkatkan tingkat kolesterol karena perubahan metabolisme tubuh.

Jika sebelumnya orang obesitas yang berpotensi mengalami diabetes, kini sleep apnea juga sangat berperan penting. Gangguan tidur ini tidak hanya menyebabkan diabetes, namun juga meningkatkan kadar kolesterol, trigliserida, dan hipertensi. Huerta mengatakakan, orang dengan kondisi seperti ini harus segera mendapatkan perawatan untuk mengetahui penyakit dan mencegah perkembangannya.

“Orang bukannya langsung tidur ketika berada di kamar, melainkan memainkan handphone atau komputer. Hal ini membuat otak kehilangan yang dibutuhkan saat tidur karena efek dari cahaya,” kata Huerta seperti dilansir MedicalNewsToday, Rabu (07/01).

Tidur yang berkualitas membantu kita untuk tetap sehat, memiliki mood yang baik, serta menghindari timbulnya penyakit lain yang disebabkan oleh kurang tidur. (ctr)

BACA JUGA: Kebiasan Sehat Pangkas Penyakit Jantung Pada Wanita

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes