Teknik Bernapas Agar Lebih Kuat saat Berlari

Fitnessmania pasti tahu kalai teknik bernapas yang baik mempengaruhi seberapa kuat dan jauh kita berlari. Sederhananya jika Anda bernapas dengan ritme cepat maka Anda dijamin kecapekan.
teknik-bernapas-saat-berlari
Nah, sekarang bagaimana jika Anda berlari dengan santai dengan ritme bernapas yang beraturan? Yang pasti aktivitas berlari Anda menjadi lebih panjang dan Anda pun tidak mudah capek.

Ikuti langkah-langkah berikut untuk membantu mengembangkan pola pernapasan ketika berlari:

Bernapas dari mulut

monster beats audio beats adidas html” title=”7 Hari Sehatkan Paru-Paru”>Menggunakan mulut untuk napas memungkinkan lebih banyak oksigen yang masuk dan karbon dioksida yang keluar dibanding dari hidung. Jika mencoba bernapas dari hidung sambil berlari membuat otot-otot wajah mengencang dan rahang cenderung mengepal atau mengeras.

Mengambil nafas pendek dan dangkal

Napas panjang justru menyulitkan ketika Anda berlari jarak jauh. Cobalah ambil napas pendek saat berlari, ini akan membuat stamina Anda lebih prima.

Dengarkan napas

Gunakan telinga untuk mengontrol pernapasan. Jika mendengar napas mulai terengah-engah maka kurangi kecepatan berlari, moncler jacket acorus jika sudah mulai stabil bisa secara perlahan ditingkatkan kecepatannya.

Gunakan pernapasan perut

Cobalah bernapas dari perut. berlatihlah dengan cara berbaring terlentang dan lihat gerakan perut saat bernapas. Jika sudah benar maka saat bernapas, perut Anda akan naik turun sementara dada tidak banyak bergerak.

Napas berirama

Hal utama yang perlu diingat adalah sebaiknya menarik dan mengeluarkan napas secara konsisten atau berirama.

BACA JUGA : michael kors abbey backpack access review com/news/pakai-sabun-bikin-otot-melemah.html”>PAKAI SABUN BIKIN OTOT MELEMAH?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes