Waspada, Pengangguran Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Menurut penelitian, pengangguran, kehilangan berbagai pekerjaan dan menganggur dalam waktu singkat dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko Acute Myocardial Infarction (AMI) atau serangan jantung.

Matthew E. Dupre dan rekan-rekannya dari Duke University, Durham, NC, meneliti hubungan antara dimensi yang berbeda dari pengangguran dan risiko AMI di sebanyak 13.451 orang dewasa AS berusia 51-75 tahun dalam Health and Retirement Study.

“Hasil menunjukkan bahwa beberapa riwayat pekerjaan seseorang di masa lalu dan sekarang bisa meningkatkan risiko kardiovaskular. Meski risiko AMI yang paling signifikan terjadi dalam tahun pertama setelah kehilangan pekerjaan, faktor-faktor seperti status pengangguran, jumlah pekerjaan yang hilang dan jumlah waktu menganggur secara independen dikaitkan dengan peningkatan risiko AMI,” tulis Dupre bersama timnya.

Kelompok partisipan (berusia rata-rata 62 tahun) yang mengalami AMI tercatat sebanyak 1.061 orang (7,9 persen) dari sekitar 165.169 orang, yang diamati selama bertahun-tahun. Sebanyak 14 persen dari mereka diketahui pernah menganggur dalam waktu singkat, 69,7 persen pernah mengalami kehilangan satu atau lebih pekerjaan, dan 35,1 persen pernah menghabiskan waktu menganggur yang lama.

Risiko AMI juga “sangat tinggi” dalam tahun pertama saat menjadi pengangguran. “Kami menemukan bahwa risiko tinggi AMI terkait kehilangan pekerjaan sama besarnya seperti faktor-faktor risiko tradisional lainnya, seperti merokok, diabetes mellitus dan hipertensi,” ujar para peneliti.

“Dalam konteks ekonomi AS saat ini dan proyeksi meningkatnya ketidakstabilan dunia kerja dan pengangguran di kalangan pekerja, studi tambahan harus dilakukan untuk menyelidiki mekanisme yang berkontribusi terhadap perbedaan risiko AMI yang terkait pekerjaan,” tambah mereka.

Penelitian ini telah dipublikasikan secara online oleh Archives of Internal Medicine. (jay)

BACA JUGA : Hati-Hati jika Anda Menguap Berlebihan!

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes