Pubic Hair, YES or NO?

Seiring dengan perkembangan waktu dan perubahan jaman, maka apa yang dianggap normal dijaman dulu, sekarang dinilai tidak lazim, bahkan trend baru berkembang dan terjadi perubahan gaya hidup.

Pubic-Hair,-YES-or-NO

Begitu juga dengan hal yang satu ini. Rambut yang tumbuh di area kemaluan manusia atau yang disebut dengan ‘pubic hair’ meimbulkan pro dan kontra di mata manusia modern.

Memang pada waktu era 80-an, memiliki bulu lebat di beberapa daerah ditubuh, termasuk di area kemaluan dianggap begitu seksi, karena mitosnya orang berbulu memiliki hawa nafsu yang lebih besar daripada orang yang hanya memiliki sedikit bulu pada tubuhnya. Padahal faktanya pertumbuhan bulu dan rambut seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah hormon, genetik, vitamin dan mineral, tingkat stress seseorang serta penggunaan produk kimia.

Sekarang bagaimana kelompok masyarakat yang tinggal di kota besar dengan gaya hidup yang modern ini menanggapi pertumbuhan rambut di area pribadi mereka? Betul saja, lebih dari 50% kelompok masyarakat modern ini memilih untuk merapihkan rambut yang tumbuh terutama di area kemaluan mereka.

Berikut ini beberapa alasannya :

  • Dengan adanya sedikit rambut bahkan tidak ada rambut sama sekali di area kemaluan membuat lebih sensitif terhadap rangsangan daripada mereka yang berambut lebat di ‘bawah’ sana.
  • Jika seseorang memiliki aktivitas tinggi dan sering berkeringat banyak, maka memiliki rambut lebat di area kemaluan hanya akan membuatnya gampang terkena berbagai penyakit seperti penyakit kulit dan jamur, apalagi jika tidak sering membersihkannya dengan cairan khusus.
  • Bagi wanita khususnya yang rutin mengalami menstruasi setiap bulannya, ‘no pubic hair’ berarti lebih higienis.
  • Mulus di ‘bawah’ sana atau tertata dengan rapih berarti kita perduli dengan pasangan. Siapa yang mau pasangannya saat melakukan oral seks untuk memberikan kita kenikmatan lalu sampai tersedak dengan rambut kemaluan kita yang rimbun dan lebat? That is so gross.
  • Dan yang ini wajib diketahui pria. Dengan mencukur rambut disekitar penis dan di sekitar kedua skrotum anda, atau minimal merapihkannya dengan baik akan membuat penis anda terlihat lebih besar.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan ‘pubic hair’ diataranya :

  • Mencukur. Mencukur rambut di daerah kemaluan harus sangat berhati hati dan harus menggunakan alat cukur yang tepat serta rajin membersihkan alatnya hingga steril setelah menggunakan. Keuntungannya bisa dilakukan sendiri, namun bulu yang tumbuh kembali juga lebih cepat daripada metode lain. Akan mengalami sedikit ketidaknyaman karena rambut yang baru tumbuh lebih kasar.
  • Waxing. Metode ini yang paling banyak disenangi terutama oleh wanita. Memang pengalaman pertama biasanya kurang nyaman, namun jika dilakukan secara rutin tidak akan merasa kesakitan. Pilihan waxing ini beragam mulai dari bahan yang digunakan, sampai menentukan hasil akhir bentuk waxing.

    Keuntungannya, hasil waxing begitu bersih dan rambut baru akan tumbuh kembali sekitar 2-3 minggu setelah di waxing dan rambut baru yang tumbuhpun sangat halus. Harga waxing cukup bervariasi, namun ingat untuk selalu memilih tempat waxing yang bersih, steril dengan tenaga kerja yang terpercaya.

  • Laser. Menghilangkan rambut dan bulu dengan laser bersifat permanen. Namun prosesnya harus berkali kali dan harganya tergolong mahal. Tidak semua tempat kecantikan menyediakan jasa ini, jadi teliti sebelum melakukan prosedurnya dan pastikan anda berkonsultasi dulu dengan dokter yang bersangkutan.

Nah pada akhirnya semua kembali kepada selera anda. Namun merapihkan ‘pubic hair’ bagi wanita dan pria berarti anda peduli kepada kebersihan organ intim anda sendiri juga kesenangan pasangan anda. Feel fresh and look good down there, is a turn on!!!

BACA JUGA : 4 Cara Bercinta di Tengah Acara Keluarga

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes