suplemen pembentukan otot

Inilah 5 Fakta Pentingnya Protein Bagi Anda yang Kesulitan Menambah Massa Otot

Istilah hardgainer sering digunakan dalam komunitas fitnes maupun gym. Hardgainer adalah mereka yang kesulitan untuk menambah massa otot maupun berat badan.

Untuk meningkatkan massa otot, diperlukan usaha yang besar saat latihan, fokus mental, kemauan, dan konsistensi. Namun pada beberapa orang, mungkin dengan melakukan latihan dumbbell saja sudah terlihat otot-ototnya. Atau, fitnes mania yang sudah lama latihan belum juga menunjukkan hasil yang memuaskan.

Para hardgainer ini biasanya memiliki tipe tubuh yang termasuk ectomorph. Istilah ini diciptakan pada tahun 1940-an oleh psikolog dari Amerika, William Sheldon.

Ciri-ciri ectomorp antara lain struktur tulang yang halus, sendi kecil, leher, bahu, bokong kecil, lemak tubuh rendah, testosteron yang rendah, serta metabolisme tinggi.

Mengapa Hardgainer Butuh Perjuangan untuk Menambah Massa Otot?

OtotPumping

Ada banyak alasan mengapa para hardgainer cukup kesulitan untuk menambah massa otot. Beberapa faktor penyebabnya antara lain genetika, struktur rangka, metabolisme tubuh, keseimbangan hormon, kurangnya motivasi, jenis serat otot, hingga kualitas tidur.

Jika Anda termasuk dalam kategori hardgainer, maka beberapa hal penting yang harus diperhatikan adalah pola latihan, gizi, dan istirahat.

Nah, beberapa faktor tersebut dapat pula dipengaruhi oleh satu hal, yaitu protein. Protein merupakan makronutrisi bagi Anda selain karbohidrat dan lemak.

Baca Juga: Maksimalkan Latihan untuk Keuntungan Massa Otot Anda

Protein sendiri sangat luar biasa perannya dalam pertumbuhan otot Anda. Berikut adalah 5 fakta tentang protein yang perlu diketahui para hardgainer.

1. Meningkatkan Proses Sintesis Protein

Otot3

Untuk memaksimalkan pertumbuhan otot, selain dengan latihan beban, para hardgainers perlu pula mengoptimalkan asupan protein.

Dalam tubuh Anda, di satu sisi Anda memiliki sintesis protein otot dan pemecahan protein otot. Yang mana, sintesis protein otot sangat diperlukan untuk pertumbuhan otot Anda.

Dengan kata lain, tubuh Anda harus mensintesis protein lebih banyak untuk mendapatkan massa otot.

Kebanyakan, fitnes mania sudah paham bahwa protein merupakan syarat penting untuk membangun otot. Sederhananya, makan makanan yang mengandung tinggi protein untuk merangsang efek sintesis protein otot.

>> Cara Ampuh Menambah Berat Badan dan Massa Otot Anda <<

2. Mempengaruhi Keseimbangan Hormon

memulai fitnes

Hormon dalam tubuh Anda juga akan mempengaruhi hasil dari latihan Anda. Dalam tubuh manusia, setidaknya terdapat sekitar 50 hormon yang mempengaruhi berbagai hal. Seperti suasana hati (mood), energi, karakteristik jenis kelamin, respon sistem saraf, dan otot.

Dan untuk otot, mari kita simak dua hormon penting yaitu testosteron dan kortisol.

Testosteron adalah hormon anabolik yang dapat ditemukan pada pria maupun wanita, namun jumlahnya lebih tinggi dimiliki oleh pria. Efek dari hormon ioni adalah mempengaruhi mood, motivasi, konsenstrasi, dan tentu saja pertumbuhan otot.

Sementara itu, kortisol adalah hormon katabolik. Meski memiliki sejumlah peran penting, kelebihan hormon ini juga tidak baik untuk pertumbuhan otot.

Jika hormon kortisol berlebih maka akan dapat meningkatkan lemak perut dan juga menghambat sintesis protein, mengkonversi protein menjadi glukosa, serta memperlambat jaringan baru (seperti otot yang sudah Anda latih).

Peran protein sendiri sangat penting untuk mempertahankan tubuh Anda dalam keadaan anabolik. Kekurangan asupan protein akan menyebabkan otot Anda sulit berkembang.

So, makanlah sumber protein seperti daging, ikan, atau putih telur untuk membantu mempercepat proses pemulihan setelah latihan yang keras.

Dengan konsumsi protein yang cukup secara tidak langsung akan membantu meningkatkan testosteron Anda sehingga membuat Anda berlatih lebih intens.

Apabila asupan protein dari makanan sehari-hari ini kurang, Anda dapat konsumsi suplemen seperti BCAA atau Branched Chain Amino Acids yang akan membantu menghentikan penyusutan otot hingga mempercepat proses recovery sel otot Anda.

Namun yang perlu diingat adalah, jangan terlalu banyak mengonsumsi protein. Jika terlalu banyak protein, maka akan dapat menurunkan kadar testosteron kemudian hormon kortisol meningkat.
Kuncinya adalah konsumsi yang seimbang. Protein adalah bagian penting dari diet Anda, jadi konsumsilah secara bijak.

3. Protein Membantu Meningkatkan Mood dan Semangat

OtotHormone

Aspek mental dan emosional sama pentingnya selain latihan untuk para fitnes mania, pastinya termasuk Anda yang hardgainer.

Jika mood Anda sedang buruk, hal yang Anda lakukan adalah sekedar mengambil beban lalu mengangkatnya. Padahal, banyak aspek penting dalam latihan untuk meningkatkan berat badan dan massa otot. Seperti jumlah repetisi, berat beban, teknik, peralatan, dan lain-lain.

Nah, protein berkualitas tinggi yang kaya akan asam amino akan memberikan semangat tambahan untuk Anda. Simak juga informasi menarik lain tentang 8 Cara Perbaiki Mood Anda.

Di antara beberapa asam amino ditemukan protein yang disebut glisin. Protein ini membantu mengurangi stres, tirosin, meningkatkan dopamin dan norepinefrin (menambah energi dan semangat), dan triptofan yang membantu meningkatkan mood Anda dengan memproduksi kadar hormon serotonin.

4. Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur Anda

Otottidur

Jangan sepelekan jadwal tidur Anda. Mendapatkan waktu tidur yang berkualitas akan membantu tubuh Anda cepat pulih setelah latihan keras, serta membuat otot Anda berkembang.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sport Medicine menyebutkan, tidur mempengaruhi beberapa hal seperti belajar, memori, kognisi, mengatasi nyeri, kekebalan tubuh, dan peradangan.

Selanjutnya, kekurangan tidur kronis dapat mengakibatkan perubahan dalam metabolisme karbohidrat, nafsu makan, asupan makanan, dan sintesis protein.

Jadi, jika Anda kesulitan menambah berat badan dan massa otot, perhatikan waktu tidur Anda. Apabila memang kurang teratur, maka mulailah tidur secara konsisten karena akan sangat membantu meningkatkan dan mempertahankan massa otot Anda.

Menambahkan protein kaya asam amino triptofan akan membantu meningkatkan kualitas tidur Anda karena efeknya pada sintesis protein.

Studi dari Department of Human Movement Sciences, NUTRIM School for Nutrition, Toxicology and Metabolisme dari Maastricht University Medical Centre mengatakan, pencernaan protein sebelum tidur akan membantu memulihkan otot Anda.

Protein akan diserap dan dicerna tubuh ketika tidur untuk merangsang sintesis protein otot dan meningkatkan keseimbangan protein selama dan setelah latihan.

Protein dan tidur yang berkualitas merupakan kombinasi anabolik yang kuat dan komponen penting untuk keberhasilan bagi Anda para hardgainer.

5. Protein Membuat Latihan Anda Lebih Efektif

Barbell Complex Workout

Latihan rutin adalah kunci utama untuk menambah berat badan dan massa otot. Dan latihan yang paling direkomendasikan adalah latihan compound yang melatih banyak kelompok otot seperti deadlifts, squat, atau press.

Dengan melakukan latihan compound, maka otomatis akan melatih banyak otot sehingga dapat memberikan hasil yang lebih cepat. Belum lagi para hardgainer yang cenderung memiliki massa otot lebih sedikit, sendi yang lebih kecil, mungkin akan memerlukan adaptasi terlebih dahulu sebelum latihan beban dapat dilakukan dengan aman.

Protein adalah teman baik bagi para Anda hardgainer. Latihan apapun akan sangat efektif apabila Anda memiliki bangunan (otot dan sendi) yang kuat. Dan salah satu fungsi protein adalah membentuk bangunan Anda semakin kuat.

Setelah mengetahui lima fakta tentang protein di atas, Anda download ebook Rahasia Menaikkan Berat Badan Hanya Dalam 30 Hari ini untuk mendapatkan contoh latihan, pola makan, dan suplemen yang tepat untuk meningkatkan berat badan sekaligus massa otot Anda >> Rahasia Menaikkan Berat Badan Hanya dalam 30 Hari

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes