HIIT

4 Mitos Tentang High-Intensity Interval Training (HIIT)

Anda mungkin sudah sering kali mendengar bahwa HIIT atau High-Intensity Interval Training dapat memberikan hasil menakjubkan dalam membakar lemak dan berlatih. HIIT sering dipasangkan dengan latihan dengan intensitas moderat.

Headline HIIT

Seperti kebanyakan latihan seperti CrossFit atau Paleo, dalam HIIT masih beredar beberapa mitos yang masih diragukan kebenarannya. Simak mitos-mitosnya beserta kebenarannya:

Mitos 1: Semua Orang Bisa Melakukan HITT

Len Kravitz, Ph.D., profesor di University of New Mexico dan Micah Zuhl, MS, asisten profesor di Central Michigan University menyarankan agar Anda berhati-hati ketika memulai atau merestart sebuah program latihan HIIT ini. Memulai latihan dengan HIIT dapat meningkatkan kemungkinan cedera dan nyeri otot. Lebih baik untuk memulai latihan Anda dengan aerobik dalam intensitas rendah selama 30 menit berturut-turut kemudian dilanjutkan dengan intensitas sedang.

Mitos 2: HIIT dan SMIT Adalah Latihan Yang Sama

Banyak orang-orang yang melakukan supramaximal interval training (SMIT) dan sering menyebutnya HIIT. HIIT melibatkan latihan dengan interval, intensitas tinggi, yang diselingi dengan latihan berintensitas yang rendah kemudian sedang. Akan tetapi SMIT adalah latihan sebaliknya, SMIT ini meminta Anda untuk habis-habisan dalam latihan, kemudian diselingi dengan waktu istirahat penuh, atau tidak ada aktivitas. Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam European Journal of Science Sport menemukan manfaat daya tahan dan sprint dari intensitas tinggi dan latihan interval supramaximal. Cobalah untuk menggabungkan kedua latihan SMIT dan HIIT untuk membuat latihan Anda lebih komprehensif, efektif, dan menarik.

Mitos 3: HIIT Adalah Latihan Yang Anda Butuhkan Untuk Turunkan Berat Badan Dan Tetap Bugar

Bukanlah sebuah rahasia bahwa program pelatihan kekuatan yang dirancang dengan baik dapat secara signifikan meningkatkan kekuatan, kekuasaan, kinerja atletik, dan penampilan fisik baik pada pria maupun wanita. Tapi, banyak orang yang tidak menyadari pentingnya otot dalam proses pembakaran lemak. Sederhananya, otot adalah jaringan metabolik aktif, sebagai tempat fisik di tubuh Anda di mana lemak akan dibakar untuk digunakan sebagai energi. Jadi, semakin banyak jaringan otot yang Anda miliki, semakin banyak pula kalori atau lemak yang akan dibakar sepanjang hari, bahkan saat Anda tidur. Memiliki lebih banyak otot akan membantu membuat upaya latihan interval Anda lebih efektif dengan membantu membakar lebih banyak kalori. Inilah sebabnya mengapa kekuatan dan daya tahan otot dengan latihan yang tepat dan strategi makan yang baik sangatlah penting untuk membakar lemak.

Mitos 4: Lebih Sering HIIT Akan Lebih Baik

Seperti namanya, latihan interval intensitas tinggi sangat ketat dan melatih tubuh Anda dengan keras. Jadi penting untuk meluangkan waktu banyak untuk pemulihan. Melakukan latihan interval intensitas tinggi tiga kali setiap minggu akan memberikan hasil terbaik dengan membatasi risiko cedera.

Dalam melakukan HIIT Anda juga perlu mengimbanginya dengan suplementasi yang tepat. Semoga bermanfaat. (mee)

BACA JUGA: Kepuasan Hidup Juga Pengaruhi Osteoporosis

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes