Variasi One-Arm Push-Up

Cara Membentuk Otot Lengan Fantastis dengan Variasi One-Arm Push-Up

Push-up termasuk salah satu gerakan yang cukup populer di tengah masyarakat sebagai salah satu cara membentuk otot lengan. Anda pasti sudah pernah mengetahuinya.

Namun, apakah sejauh ini Anda menyadari bahwa Push-up termasuk ke dalam gerakan bodyweight?.

Push-up disebut gerakan bodyweight karena Anda melakukan latihan ini dengan cara menahan atau memindahkan berat tubuh Anda.

Memang, ketika push-up bagian tubuh yang menopang berat tubuh adalah lengan dan bahu Anda, namun sesungguhnya yang bekerja adalah otot-otot bagian dada. Itulah mengapa jika Anda menginginkan dada bidang, maka push-up adalah salah satu latihan pembentuknya.

header01

Jadi, alangkah baiknya jika Anda memasukan push-up ke dalam program latihan Anda sebagai cara membentuk otot lengan yang kuat. Namun, bagaimana jika push-up Anda lakukan secara terus menerus dengan repetisi yang sangat tinggi?

Di awal Anda melakukan push-up, tubuh akan meresponsnya dan memungkinkan otot lengan Anda dapat berkembang baik.

Namun tidak demikian jika hal itu Anda lakukan terus menerus tanpa ada variasi push-up. Untuk itu, Anda bisa melakukan push-up dengan variasi-variasi tertentu. Misalnya, dengan push-up satu lengan. Push-up satu lengan ini juga banyak modelnya. Ingin tahu? Berikut adalah informasinya untuk Anda!

Berikut ini Cara Membentuk Otot Lengan Fantastis dengan Variasi One-Arm Push-Up:

Elevated One-Arm Push-up

one-arm-push-yourself-2

Teknik lain push-up dengan menggunakan satu lengan salah satunya yaitu dengan versi modifikasi, yakni dengan menaruh satu lengan Anda pada permukaan yang lebih tinggi.

Misalnya, seperti bangku atau bar. Seperti standar push-up pada umumnya, Anda harus menjaga tangan Anda lebih tinggi daripada posisi kaki. Pada posisi ini Anda akan lebih dapat menghemat energi yang dikeluarkan.

Ingatlah untuk memberikan tekanan pada seluruh tubuh Anda, terutama pada bagian otot perut dan bokong Anda.

Hal ini penting dilakukan agar tubuh menjadi tegang dan padat ketika Anda mulai menekan tubuh dari bawah ke atas. Ketika melakukan gerakan ini, alangkah baiknya jika lengan ditempatkan di belakang punggung Anda.

Self-Assisted One-Arm Push-up

one-arm-push-yourself-3

Pada dasarnya teknik ini hampir sama dengan gerakan push-up pada umumnya. Perbedaannya, ketika melakukan gerakan ini Anda harus menggunakan salah satu sisi lengan Anda untuk menjangkau ke sisi samping dengan menempatkannya pada permukaan yang lebih tinggi.

Dimaksudkan, dengan gerakan seperti ini akan memberikan tekanan yang berbeda pada lengan yang saat itu menjadi tumpuan untuk menahan berat badan Anda.

Negative One-Arm Push-up

one-arm-push-yourself-4 (1)

Setelah Anda berada pada posisi atas ketika melakukan push-up dengan menggunakan satu lengan, hal tersebut akan membantu mengembangkan dan membangun pola gerakan dan kekuatan Anda.

Untuk itu, ketika menurunkan kembali tubuh Anda dengan menggunakan satu lengan, tahan dengan perlahan-lahan dan tetap kontrol gerakan Anda.

Pada push-up dengan menggunakan gerakan Negative One-Arm Push-up, ketika Anda menurunkan tubuh ke bawah, tempatkan salah satu lengan sebagai tumpuan. Lalu, gunakan kedua tangan ketika mendorong tubuh Anda ke atas.

Ini akan membantu memastikan bahwa Anda berlatih secara merata pada kedua sisi yang berfungsi untuk menghindari ketidakseimbangan otot.

Sebenarnya, banyak metode dan gerakan dalam melakukan variasi Push-up, hal di atas termasuk beberapa di antaranya. Semoga bermanfaat. (gie)

BACA JUGA: Benarkah Oksigen Bisa Memicu Kanker Paru-Paru?

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes