performa latihan menurun

Mulai Tidak Seimbang, Sinyal Segera Hentikan Latihan

Latihan secara intens memang dapat membantu mewujudkan goal Anda secara maksimal. Tapi, jika dilakukan dengan tidak hati-hati bisa jadi akan sia-sia atau bahkan bisa berujung cedera. Nah, berikut ini beberapa contoh latihan dan kapan saatnya Anda harus berhenti melakukan gerakan latihan.

latihan seimbang

Membentuk tubuh agar lebih kuat dan berotot bukan tanpa resiko. Risiko cedera kerap membayangi mereka yang, meski mereka yang sudah profesional di bidang latihan beban. Karena itu, penting bagi kita mengetahui keterbatasan atau kemampuan maksimal yang dapat kita lakukan. Jika dipaksakan, maka risiko cedera pun akan semakin tinggi.

Bagaimana membatasi diri ketika latihan?

latihan seimbang

Bagaimana cara diri kita membatasi latihan yang dilakukan? Kita akan merasakan seberapa besar kekuatan tubuh kita. Nah, ketika dalam latihan postur kita, gerakan, keseimbangan, dan koordinasi mulai tidak tepat, hal itu berarti pertanda bahwa latihan yang dilakukan telah mencapai titik maksimal bagi tubuh Anda.

Jika kondisi tersebut telah terjadi, maka sebaiknya hentikan latihan dan berisitirahatlah. Karena jika tidak, hal itu justru bisa menghambat Anda untuk meraih goal, overtraining, atau bahkan bisa berujung cedera. Baca juga: Jajal Cara ini untuk Cegah Overtraining Ketika Latihan!

1. Farmer’s Carries

latihan seimbang

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan inti dan juga hand grip.

Bagaimana cara melakukan latihan ini?

Angkat beban dengan kedua tangan (beban bisa menggunakan dumbbell, barbell, atau kettlebell) dengan posisi tubuh tegak, kemudian melangkah ke depan.

Kapan saatnya Anda berhenti melakukan gerakan latihan ini?

Anda akan terus melangkah selama yang Anda bisa. Tapi ketika postur tubuh dan pegangan Anda mulai memburuk, segera hentikan latihan ini karena jika tidak maka beban yang Anda pegang (dumbbell, barbell, atau kettlebell) akan dapat Anda jatuhkan serta bisa mengenai salah satu bagian tubuh Anda.

2. Single-leg Squat to a Box

latihan seimbang

Ini adalah salah satu latihan yang paling mudah untuk membentuk kaki kuat dan paha kencang serta minim risiko cedera.

Cara melakukannya?

Berdiri di depan box/bench sambil mengangkat satu kaki ke depan. Kemudian duduk di box/ bench dan kembali berdiri sambil menahan satu kaki agar tetap terangkat.

Kapan saatnya Anda berhenti melakukan gerakan latihan ini?

Selain menargetkan otot tubuh bagian bawah (lower body), latihan ini juga dapat membantu tubuh agar simetris karena melatih masing-masing kaki. Memang, latihan ini tidaklah sulit. Namun jika Anda mulai kehilangan keseimbangan, maka Anda akan berhenti dan menurunkan kaki. Jika dilakukan dengan keras atau berat, bukan tidak mungkin hal itu akan dapat memcederai kaki Anda.

3.Waiter’s Walk

latihan seimbang

Latihan ini membantu meningkatkan kekuatan otot inti serta menjaga stabilitas bahu.

Cara melakukannya?

Ambil dumbbell atau kettlebell dan tangan dengan tangan lurus di atas kepala, tangan sisi lain lurus di sisi tubuh kemudian melangkah ke depan beberapa langkah. Lakukan juga pada sisi lain.

Kapan saatnya berhenti melakukan gerakan latihan ini?

Anda harus menjaga postur dengan baik ketika melakukan gerakan latihan ini. Apabila teknik Anda salah bisa jadi berat beban yang Anda bawa akan jatuh dan mengenai bagian tubuh Anda. Solusinya, jika

4. Goblet Squat

latihan seimbang

Qoblet squat adalah teknik yang tepat untuk meningkatkan kekuatan otot inti dan punggung.

Cara melakukannya?

Berdiri dengan kedua tangan memegang ujung dumbbell bersamaan di dada. Lalu lakukan gerakan squat hingga paha hampir menyentuh betis dan pastikan punggung tetap lurus dan tahan sebentar kemudian berdiri kembali ke posisi awal.

Kapan saatnya berhenti melakukan gerakan ini?

Ketika memegang dumbbell pada posisi goblet, Anda akan mengaktifkan otot inti dan menjaga torso besar ketika squat.

Asupan nutrisi

Jangan lupa, pastikan stamina Anda prima sebelum latihan. Karena dengan stamina yang prima maka latihan yang dilakukan juga akan lebih intens dan maksimal.

Bagaimana cara meningkatkan stamina atau energi? Asupan nutrisi dari makanan sangat berperan penting untuk menjaga dan menambah stamina Anda. Menambah energi melalui makanan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, jus buah, kacang-kacangan, gandum, dan air putih.

Apabila asupan nutrisi melalui makanan kurang, Anda dapat menambahkannya melalui suplementasi untuk meningkatkan energi dan stamina. Creatine adalah salah satu suplemen yang bermanfaat menambah tenaga ketika latihan. Creatine Monohydrate dari Ultimate Nutrition misalnya, selain menambah tenaga juga bermanfaat untuk meningkatkan ukuran sel otot Anda.

Semoga bermanfaat. (ctr)

BACA JUGA: Creatine, Suplemen Penambah Energi Saat Latihan

Gratis Konsultasi Fitnes dan Produk Fitnes